Yeah... akhirnya tanggal yang gue tunggu datang juga. Setelah penantian panjang yang diiringi dengan doa permohonan, sholat tahajud tiap malam hingga puasa 25 jam sehari *dijejalin sendal*. Akhirnya hari ini, tanggal 23 Juli telah tiba. Setelah sebulan lebih jauh dari keluarga, kesasar di Kota nan jauh di mato, masuk ke seluk beluk pemukiman kumuhnya, hingga ke plosok-plosok pegunungannya, di Kota Kembang Bandung, membuatku rindu kampung halaman...
Singkat cerita. Selama sebulan lebih menjalankan kegiatan Matrikulasi, akhirnya berakhir sudah kegiatan yang menurut gue super duper menyenangkan (Ya tuhan, maafkan hambamu yang telah berbohong besar :-p), selama sebulan lebih, otak gue telah dijejalin seminar-seminar sampe tumpe-tempe, sedemikian banyaknya, sampe-sampe gue kehilangan sebagaian memori gue karena digantikan jejalan seminar yang terus berniang dipikiran gue (motivasi, inspirasi, motivasi, inspirasi, dan seterusnya)...
Selasa ini gue berangkat di Stasiun Kereta Api Bandung, menuju kampung gue, Tulungagung. Anehnya gue gak rindu sama keluarga gue, tapi gue malah rindu masakan bokap gue tercinta, yang seminggu sekali pasti memasakkan sambal pindang (baca: ikan laut), dan tumis jamur sedep ala mami Sri. Gue juga rindu suasana hangat kampung gue, yang 180 derajat berbeda dengan Bandung yang dingin parah. Gue rindu temen-temen gue, rindu Pucanglaban... (Maaakkk, aye kangen)..
Setelah berjuang sebagai Mahasiswa Baru penuh derita duka, suka cita, minum keringat, hingga salto jungkir balik di gerbang Saraga, akhirnya gue dinyatain lulus program Matrikulasi, dan hebatnya selama Matrikulasi berlangsung, gue belum pernah sekalipun absen (ngah-ngah-ngah-ngok)... (bohong besar, faktanya, gue bolos 2 kali)
Menyongsong penjalanan panjang menuju kampung halaman, 13 jam lamanya gue otw (baca: on the way) ke Tulungagung, menaiki Kereta Api Malabar. Perjalanan yang panjang dan jauh untuk seorang anak remaja yang dalam masa unyu-unyunya, masa-masa yang gak seharusnya gue lalui jauh dari keluarga :'( .
------- 13 Jam perjalanan menuju Tulungagung akhirnya selesai di tujuan dengan selamat, congrats..----
Untuk pertama kalinya setelah sebulan hengkang dari publik Tulungagung (maklum biasanya muka gue muncul di majalah-majalah dewasa di Tulungagung) eniwei, setelah hengkang dari tanah kelahiran gue, tanah gue dibesarkan, gue kembali lagi. "AD Saputra Return", itulah topik yang membooming, bak film Superman Return, kehadiran gue memang ditunggu-tunggu, khususnya Emak gue yang udah lama banget gak ngeliat wajah ganteng, rupawan, dan unyu putranya yang satu ini... (baca: AD Saputra)
Gue nyampe pukul 5 pagi, so, bisa dipastiin kalo stasiun masih sepi, bahkan Tulungagung masih sepi, (woy, ni pada kemana sih orang-orang???) gue bertanya-tanya, sebab belum ada sesosok makhluk pun yang menjemput gue, apaan coba., makhluk, maksud gue, orang. Dan, emang rada menakutkan, jadi keinget film stasiun Maggarai yang terkenal angker...
Maaaaaakkkkkkkkkkkk...... (jeritan gaya Mariah Carey)
Bisa ngebayangin gue teriak di stasiun kaya gitu gak ???
So on, setelah seminggu, dua minggu, tiga minggu, sebulan, dan sampai setahun, akhirnya kakak gue menjemput gue... (lama banget???). Akhirnya setelah setengah jam gue menunggu, kakak gue dateng mengendarai Kereta Kuda Jupiter MX...
Brem Brem Brem Brem
Satu jam kemudian akhirnya gue nyampe ke Pucanglaban, ke rumah gue yang nyaman, tentram, aman, terlindungi, anti bocor ---iklan cat anti bocor---. Gue bener-bener disambut Emak gue bak seorang raja. Dipeluk, dicium, dikasih uang, dikasih surat tanah, dikasih perhiasan, dikasih mobil, .... stop stop stop, (dikasih gamparan, "diem lu, dikasih peluk cium masih nglunjak minta ini itu" Emak gue membela diri)
Tidak terasa sambutan tetangga-tetangga gue bener-bener meriah, gue diarak keliling kampung, diselamatin, dan dijadiin tontonan warga *becanda*, kampung gue gak senorak itu banget kok, :-p . Setelah nyampe kampung, gue ngerasa hidup dan terlahir lagi, kembali survive setelah sebelumnya gue makan ala kadarnya di Bandung, makan dua kali sehari... (sungguh malang nasib gue) hiks hiks hiks.... . Akhirnya gue bisa makan enak lagi, bisa makan banyak lagi, bisa morotin uang Emak gue lagi *digebukin pake ijik*, bisa jailin adik gue lagi, dan, dan, dan, gue bisa ketemu temen-temen lama gue lagi...
Tulungagung, I'm coming back..... ----AD Saputra Return---


Tidak ada komentar:
Posting Komentar